Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan

Alumni Diklatpim Tk. IV Diwajibkan Mengaplikasikan dan Mengembangkan Proyek Perubahan

Berita dan Informasi | 14 Desember 2018

FOTO PENUTUPAN - Alumni peserta Diklatpim Tk. IV Angkatan XXXII Tahun 2018 berfoto bersama Sekdaprov Kalsel Drs. H. Abdul Haris, M. Si usai upacara penutupan di Kampus I BPSDMD Jl. Panglima Batur Timur Banjarbaru, Kamis (13/12)

BANJARBARU –  Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan Drs. H. Abdul Haris, M. Si secara resmi menutup Diklatpim Tk. IV Angkatan XXXII Tahun 2018 di Aula BPSDMD Provinsi Kalimantan Selatan pada Kamais (13/12).

Pada penutupan yang dihadiri Kepala BPSDMD Drs. H. Muhammad Nispuani, M. AP, Ketua Ikatan Widyaiswara Indonesia (IWI) Kalsel Dr. H. Suyanto serta pejabat di lingkup provinsi dan kabupaten/kota se-Kalsel serta widyaiswara itu, Gubernur H. Sahbirin melalui Sekdaprov mengingatkan agar selepas melaksanakan Diklatpim ini agar mampu mengaplikasi proyek perubahan yang telah dibuat serta bagaimana mengembangkan.

“Pesan Pak Gubernur, agar selepas diklat ini mampu mengaplikasikan proyek perubahah, bagaimana mengembangkan sesuai bidang kerja masing-masing,” kata Sekdaprov menyampaikan sambutan Gubernur.

Tak itu saja, Pemprov Kalsel  akan terus memantau pejabat-pejabatnya serta juga berkoordinasi dengan pembina kepegawaian di kabupaten/kota se-Kalsel untuk terus melakukan perubahan yang lebih baik. Agar terukur, penilaian pun akan menggunakan teknologi digital.

Lantaran itulah, sudah menjadi kewajiban agar pejabat-pejabat memahami teknologi informasi yang saat ini perkembangannya sudah sangat cepat di masyarakat. Apalagi saat ini tuntutan masyarakat terhadap pelayaan publik menginginkan pelayanan serba cepat, aksesibilitas pelayanan, biaya mendapatkan pelayanan hingga transparansi informasi publik.

“Buruknya pelayanan, tentu tidak ada investor yang masuk. Tidak baik mengurus pemerintahan, tidak bisa bersaing dengan daerah lain. Kita harus bergerak, berjuang gelorakan rakyat. Sudah saatnya kita paham teknologi informasi. Jangan teknologi tidak paham, menggerakan pun tidak bisa,” ungkap Sekdaprov .

Pada kesempatan itu juga, Gubernur mengingatkan kepada peserta Diklatpim agar lebih memahami peran dan  fungsi sebagai pemimpin serta terus memotivasi diri sendiri untuk melakukan perubahan yang lebih baik.  Disamping tentu, menerapkan pengalaman dan pengetahuan selama mengikuti diklatpim agar mampu menjadi panutan serta teladan di lingkungan kerja masing-masing.

Pada penutupan Diklatpim Tk. IV Angkatan XXXII itu, dari 38 peserta diketahui  sebanyak 9 peserta yang memperoleh predikat “Sangat Memuaskan”, lalu sebanyak 26 peserta predikat “Memuaskan” serta 3 orang peserta meraih predikat “Cukup Memuaskan”.

Sementara itu, hasil evaluasi penilaian juga menetapkan peringkat pertama terbaik diraih Nina Aprodita, ST., MT dari Kota Banjarbaru dengan proyek perubahan Pencegahan Genangan melalui Pembuat Sumur Resapan Ekobrik Lingkungan Perumahan.  Peringakat kedua  Agus Salim, S. Kep (Kabupaten Hulu Sungai Utara/ Optimalisasi Pemenuhan Gizi Seimbang Balita berbasis Keluarga melalui Pemebrian Mkaanan Tambahan (PMT) dengan Olahan Bahan Pangan Lokal.  Ketiga, Suyoto, S. Sos, MM (Kabupaten Kotabaru/ “Si Tole Pede” Sistem Informasi Monitoring dan Laporan Evaluasi Pembangunan Desa Masyarakat dan Pemerintah Desa.  Peringkat keempat Rini Hartati, S. Hut, MP (Dinas Kehutanan Provinsi Kalsel/ “E- Revjo ASN” Aplikasi Pelayanan ASN Menanam Mobile Gerakan Revolusi Hijau) serta peringkat kelima diraih Arie Deny Wahyudi, S. STP, M. AP (Kecamatan Barambai Batola/”Billa Mas ke Barambai” Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik melalui Mobil Layanan Masyarakat). (mul)

 


Kembali Ke Halaman Sebelumnya