Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan

Diklat PPD Mencetak Perencana Pembangunan yang Bermutu Untuk Masa Depan

Berita dan Informasi | 02 Maret 2020

BANJARBARU – Diklat Perencana Pembangunan Daerah (PPD) Angkatan II Tahun 2020 kembali dibuka di Kampus I BPSDMD Provinsi Kalsel pada Senin (2/3).

Gubernur Kalsel H. Sahbirin Noor dalam pembukaan yang diwakili Sekdaprov Drs. H. Abdul Haris, M. Si mengungkapkan diklat ini nantinya mampu mencetak perencana pembangunan yang professional dan bermutu.

“Saya sangat berharap, diklat perencanaan pembangunan daerah ini mampu mencetak aparatur- aparatur yang mampu bekerja secara profesional di bidang perencanaan dan mengharapkan kepada seluruh peserta bersungguh-sungguh sehingga akan melahirkan perencana pembangunan yang lebih bermutu untuk masa depan,” ungkap Gubernur.

Gubernur juga menyampaikan, diklat ini sangat penting dan kebutuhan kita Bersama, karena perencanaan pembangunan sangat berpengaruh terhadap pembangunan di daerah. Proses perencanaan dan penganggaran merupakan dua proses penting dalam pencapaian tujuan dan sasaran pembangunan daerah. Perencanaan maupun penganggaran sebagai proses integral yang tidak dapat dipisahkan satu sama lain.

Untuk itu pemerintah, baik sebagai regulator maupun pelaksana pembangunan selalu mengupayakan efektivitas perencanaan dan penganggaran pembangunan daerah. Pemerintah daerah harus memastikan bahwa perencanaan pembangunan daerah yang disusun tetap dalam kesatuan sistem perencanaan pembangunan nasional. Ketentuan ini telah diatur dalam UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang pemda, khususnya dalam Pasal 260.

Sedangkan terkait dengan tahapan, tata cara penyusunan, pengendalian dan evaluasi pelaksanaan rencana pembangunan daerah, telah diatur melalui PP Nomor 8 Tahun 2008 serta Permendagri Nomor 86 Tahun 2017.

“Siapapun yang terlibat dalam perencanaan, mereka wajib memahami aturan-aturan dalam perencanaan, tahapan perencanaan serta pendekatan perencanaan baik teknokratik, politis maupun partisipasif. Dan sesuai dinamika pemerintah daerah saat ini, baik penyusunan, pengendalian maupun evaluasi dilakukan dengan pendekatan kinerja. Hal ini menuntut perencanaan pembangunan daerah disusun berdasarkan indikator kineja yang terukur,” pesan Gubernur.

Pada pembukaan Diklat PPD Angkatan II Tahun 2020 ini selain dihadiri langsung Kepala BPSDMD Drs. H. Muhammad Nispuani, M. AP, tampak hadir pula sejumlah Pejabat Tinggi Pratama di lingkup Pemprov Kalsel, Pejabat Fungsional, Widyaiswara serta pejabat Administrator dan Pengawas BPSDMD Provinsi Kalsel. Pada Diklat PPD Angkatan II ini sendiri diikuti 40 peserta dari Pejabat Pengawas di lingkungan Pemprov Kalsel berlangsung dari tanggal 2 Maret sampai dengan 6 Maret di Kampus I BPSDMD Provinsi Kalsel. (mul)


Kembali Ke Halaman Sebelumnya