Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan

Jambore Inovasi Kalimantan (JIK) 2019 di Kalteng, Dua Inovator Kalsel Raih INAGARA Award

Berita dan Informasi | 24 Oktober 2019

PALANGKA RAYA – Dua inovator asal Kalimantan Selatan meraih INAGARA Award 2019 dalam ajang Jambore Inovasi Kalimantan (JIK) 2019 di Palangka Raya, Kalimantan Tengan pada Rabu (23/10).

Dua inovator itu adalah DR.H.Syamsul Adha,S.Sos.MS (Kabid Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Kotabaru) dan Renny Merliyanti (Kasubbag Kelembagaan dan Analisa formasi jabatan Setda Kota Banjarbaru).

Untuk Syamsul Adha misalnya. Dengan inovasi Program Pelayanan Kesehatan Ibu Maternal dengan Pendekatan Keluarga melalui Gerakan Masyarakat Peduli Gender (PAK BAMEGA) meraih terbaik I kategori level jabatan Administrator.

Sedangkan Renny Merliyanti asal Banjarbaru memiliki sebuah inovasi yang namanya STMJ (Sistem Terpadu Manajemen Jabatan) menjadi terbaik II pada level pejabat Pengawas. Inovasi Renny ini yang merupakan proyek peribahan yang  sebelumnya sukses menjadi terbaik I pada Diklat PIM IV Angkatan XXX Tahun 2018 dan inovasi ini di ikutkan dalam SINOPADIK (Kompetisi Inovasi Pasca Diklat) Tahun 2019.

“Alhamdulilah. Kita bangga, alumni diklatpim baik Tingkat III maupun Tingkat IV yang ada di BPSDM Provinsi Kalsel memperoleh hasil yang memuaskan. Tentu ini akan menjadi motivasi dan semangat kami untuk terus memberikan yang terbaik kepada peserta didik diklat,” ungkap Drs. Muhammad Nispuani, M. AP, Kepala BPSDM Provinsi Kalsel.

Penyerahan INAGARA Award 2019 sendiri dilakukan langsung Kepala LAN RI Dr. Adi Suryanto, M. Si didampingi Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah (Sekda Kalteng), Fahrizal Fitri, S.Hut  pada pembukaan JIK 2019.  Inovasi Administrasi Negara (Inagara) Award bagi 5 terbaik kategori Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas se-Kalimantan Tahun 2019

Pada pembukaan JIK 2019, Kepala LAN RI pun merasa bangga Kalimantan memiliki ajang seperti JIK ini. Sebab, sejauh ini, hanya ada di Pulau Kalimantan saja para inovator Sinopadik diikutkan dalam satu wadah kegiatan.

"Jambore Inovasi Kalimantan ini memiliki tiga makna penting. Pertama, menunjukkan bahwa masyarakat dan pemerintah daerah memiliki komitmen tinggi untuk memajukan inovasi sektor publik. Kedua, menunjukkan bagaimana kekompakan dan komitmen bersama BPSDM, BKD, BKPSDM di kabupaten/kota untuk bersama-sama mengawal upaya peningkatan kualitas pengembangan kompetensi. Ketiga, ini menjadi momentum yang sangat strategis untuk membangun birokrasi yang lebih baik lagi." Demikian disampaikan Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN), Dr. Adi Suryanto, M.Si, dalam acara pembukaan Pameran Jambore Inovasi Kalimantan (JIK) 2019 bertempat di Pelataran Gedung Pertemuan Umum Tambun Bungai, Palangka Raya, Kalimantan Tengah.

Lebih lanjut, Kepala LAN juga berharap Jambore Inovasi Kalimantan memberikan penghargaan ini dapat menggagas juga terobosan dan cara-cara baru untuk membangun birokrasi di Kalimantan ini agar menjadi birokrasi-birokrasi percontohan untuk daerah-daerah lain.(humas LAN/mul)

 


Kembali Ke Halaman Sebelumnya