Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan

Perdana di Tahun 2020, BPSDM Gelar Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) Angkatan I

Berita dan Informasi | 16 Maret 2020

BANJARBARU – Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) Angkatan I Tahun 2020 secara resmi dibuka BPSDMD Provinsi Kalsel pada Senin (16/3).

PKP ini adalah perubahan atas pelaksanaan Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan (Diklatpim) Tk. IV sebagaimana Peraturan LAN Nomor 15 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) Tahun 2020.

Pertama dibuka pada tahun 2020, Gubernur Kalsel H. Sahbirin Noor yang diwakili Staf  Ahli, Ir. Faried Fakhmandyah, MP  pada pembukaan PKP Angkatan I ini diikuti oleh 80 orang peserta yang berasal dari seluruh kabupaten/kota se-Kalsel.

Dihadiri pejabat di lingkungan Pemprov Kalsel, tampak hadir juga widyaiswara serta pejabat dari BKD Kabupaten/Kota se-Kalsel, Gubernur Kalsel dalam sambutannya mengucapkan apresiasi kepada BPSDM atas terselenggaranya PKP Angkatan I dan kepada peserta yang mengikuti pelatihan kepemimpinan pegawas ini semoga semakin meningkatkan pengetahuan, ketrampilan, sikap dan prilaku serta mengimplementasikan dalam pelaksanaan tugas jabatannya.

Peran Pengawas, ungkap Gubernur sebagai leader dalam sebuah organisasi sangat dibutuhkan ASN yang menjabat jabatan pengawas menjadi salah satu ujung tombak dalam membenahi organisasi demi tercapainya pelayanan yang terbaik bagi masyarakat serta mencapai perubahan yang diinginkan.

Selain itu, upaya perwujudan transformasi birokrasi menjadi tata kelola pemerintahan yang baik yang berorientasi pada kualitas pelayanan public yang baik, memerlukan pemimpin yang kompeten dan berkualitas. Kompeten dalam merespon dengan cepata terhadap segala kebutuhan masyarakat dan berkualitas dalam mentrasformasikan pelayanan public yang transparan, akuntabel dan cepat dalam memberikan pelayanan.

“Sebagai seorang pemimpin, pejabat pengawas harus mau membuka jejaring yang luas agar antar Lembaga pemerintah dapat saling berkoordinasi dan bersinergi dengan baik. Karena sinergi inilah yang nanti diperlukan dalam pelaksanaan kegiatan pemerintahan,” ingat Gubernur.

Gubernur juga berpesan kepada seluruh peserta PKP agar dapat menyelesaikan proyek perubahan dengan baik, jadikan pelatihan ini sebagai sarana untuk melakukan inovasi dan mengembangkan kreatifitas dalam bekerja. Jadikan segala keterbatasan sebagai peluang dalam mewujudkan pribadi yang berkualitas dan mampu memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. Selain itu, menjadi pejabat pengawas memiliki tanggung jawab yang besar.

Tidak hanya tanggung jawab tugas, tetapi juga tanggung jawab penggunaan anggaran pemerintahan yang kita tahu sendiri semua berasal dari uang rakyat.

“Maka jadilah pejabat pengawas yang bersifat job-oriented bukan money oriented. Jadilah pembaharu dan tunjukan penguasaan kompetensi teknis yang dibutuhkan sesuai bidang tugasnya,” pesan gubernur.

Pada kesempatan itu, Gubernur juga mengimbau agar peserta mampu menguasai teknologi agar dapat menjadi PNS yang mampu menjadi garda terdepan dalam penyampaian informasi. Edukasi masyarakat agar tidak terpapar isu yang mengandung unsur hoax atau tidak benar terkait kebijakan pemerintah dan mempersiapkan diri terhadap berbagai perubahan fundamental terutama dalam merespon era industri 4.0.

PKP Angkatan I Tahun 2020 dilaksanakan mulai 16 Maret sampai 26 Juni 2020 dengan rincian peserta berasal dari Provinsi Kalsel sebanyak 5 orang, Kota Banjarbaru (4 orang), Banjar (5 orang), Banjarmasin (3 orang), Batola (3 orang), HSS (2 orang), HSU (2 orang), Balangan (3), Tabalong (2 orang), Tanah Bumbu (5) dan Kotabaru sebanyak 6 orang. (mul)


Kembali Ke Halaman Sebelumnya