Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan

PKA Sarana Tingkatkan Kapabilitas Pejabat Administrator

Berita dan Informasi | 23 Maret 2021

BANJARBARU – Penjabat Gubernur Safrizal ZA mengingatkan kembali bahwa organisasi akan berjalan dengan baik ketika peran kepemimpinan dalam sebuah organisasi itu dijalankan dengan sebaik-baiknya dan penuh tanggung jawab. Untuk itu, diperlukan pemimpin yang mampu tidak hanya mendelegasikan tugas, tetapi juga bertanggungjawab atas segala tugas dan fungsi yang dipimpinnya.

Pesan itulah yang disampaikan Penjabat Gubernur Kalsel Safrizal ZA dalam sambutan tertulis yang dibacakan Kepala BPSDM Kalsel Drs. Muhammad Nispuani, M. AP pada pembukaan Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan II di Aula BPSDM Jl. Panglima Batur Timur Banjarbaru, Senin (22/3).

PKA ini diharapkan dapat menjadi sarana untuk meningkatkan kapabilitas pejabat administrator yang ditempatkan di berbagai instansi pemerintah di Kalsel serta untuk memenuhi standar kompetensi manajerial jabatan administrator.

Kesuksesan atau kegagalan penyelenggraaan organisasi pemerintahan dipengaruhi oleh kepemimpinan melalui kepemimpinan yang didukung dengan kapabilitas yang baik, maka penyelenggaraan tata pemerintahan yang baik akan terwujud. Sebaliknya, lemahnya kepemimpinan merupakan salah satu sebab keruntuhan kinerja birokrasi di Indonesia.

Pj. Gubernur juga mengingatkan, good leadership itu tidak hanya melaksanakan tugas pokok dan fungsi dengan tepat dan benar. Tetapi juga mampu membina hubungan baik dengan siapa saja yang dipimpinnya sebagai seorang pemimpin bertanggungjawab akan semua hal yang menyangkut organisasi sesuai dengan tugas pokok dan fungsi.

Pola pengembangan SDM dalam setiap lingkung birokrasi, khususnya profesi ASN saat ini tengah mengalami proses perubahan sesuai Peraturan LAN Nomor 16 Tahun 2019, pedoman penyelenggaraan pelatihan kepemimpinan tingkat III dinilai tidak sesuai dengan perkembangan kebutuhan organisasi dan sekarang disesuaikan menjadi Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA).

PKA mempunyai 4 agenda utama dalam kurikulum. Yakni agenda kepemimpinan Pancasila dan nasionalisme, kempemimpinan kinerja, manajemen kinerja dan agenda aktualisasi kepemimpinan. Keempat agenda pembelajaran tersebut diharapkan mampu melahirkan sosok ASN yang selain memiliki kepemimpinan manajemen kinerja, juga menciptakan birokrasi yang berdaya saing dan mampu menggerakan sebuah organisasi.

“Jadilah seorang leader, bukan seorang bos. Leader itu mengajak untuk saling bekrejasama, memberi arahan, bukan hanya sekedar memerintah agar tujuan organsasi tercapai. Berbeda dengan bos yang lebih suka menghadalkan kekuasaan dan menyuruh staf pelaksana mengerjakan sesuatu dan lebih fokus terhadap dirinya sendiri,” ingat Pj. Gubernur Kalsel.

PKA ini diikuti 40 peserta yang pelaksanaan pembukaan dilakukan dengan 10 peserta perwakilan. Sisanya, peserta mengikuti pelatihan secara dari/virtual zoom yang diikuti dari kabupaten/kota se-Kalsel dan Kalteng.

PKA digelar mulai tanggal 22 Maret s.d 25 Juni 2021 atau selama 91 hari yang dibagi menjadi 31 hari kerja untuk pembelajaran jarak jauh dan 60 hari kalender untuk implementasi aksi perubahan. (mul)


Kembali Ke Halaman Sebelumnya