Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan

Sekda Kabupaten Tuban Bangga Kedatangan Peserta Diklatpim Tk. IV  Kalsel

Berita dan Informasi | 19 Februari 2019

Lokus Benchmarking ke Dinas Kesehatan dan Kecamatan Semanding

FOTO BERSAMA - Sekda Kabupaten Tuban  Dr. Ir. Budi Wiyana, M. Si (tengah) berfoto bersama dengan rombongan peserta Diklatpim Tk. IV Angkatan XXXIV saat melakukan benchmarking di Aula Pemkab pada Senin (18/1).

TUBAN – Bupati Tuban H. Fathul Huda melalui Sekretaris Daerah Dr. Ir. Budi Wiyana, M. Si menyambut dengan bahagia dan bangga kedatangan peserta Diklatpim Tk. IV Angkatan XXXIV asal Kalimantan Selatan di Aula Pemkab Tuban, Senin (18/2).

Saking bangganya, Sekda Budi Wiyanan pun ini mempersilahkan kepada rombongan peserta diklatpim yang akan melakukan benchmarking di kabupaten Tuban untuk sama-sama mengali berbagai inovasi yang sudah dilakukan di kabupaten yang memiliki letak strategis di perbatasan Jawa Timur dan Jawa Tengah.

“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Tuban mengucapkan terima kasih atas kedatangan peserta Diklatpim Tk. IV Angkatan XXXIV asal Kalimatan Selatan.  Kami pun merasa bahagia dan bangga, kabupaten kami dipilih menjadi lokus Benchmarking. Sekali lagi, terima kasih,” kata Sekda Tuban Dr. Ir. Budi Wiyana, M. Si dalam sambutan rombongan peserta diklatpim.

Dalam penyambutan yang dihadiri sejumlah pejabat Pemkab Tuban, rombongan peserta Diklatpim Tk. IV Angkatan XXXIV dipimpin Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi Manajerial dan Fungsional BPSDMD Provinsi Kalsel H. Heldy, S. Sos., MH pun menyampaikan ucapakan terima kasih dan memohon izin agar peserta asal Kalsel bisa menyerap pengetahuan inovasi di Kabupaten Tuban untuk bisa diaplikasi di kabupaten asal peserta di Kalsel. 

Dalam rombongan itu tampak hadir juga Sekretaris BPSDMD H. Bagiawan, S. Pd., MM, Kabid Sertifikasi Kompetensi dan Pengelolaan Kelembagaan Ir. Riza Rosyandi, M. Si serta sejumlah widyaiswara.  

“Kami mewakili Kepala BPSDMD Provinsi Kalsel menyampaikan terima kasih atas sambutan Bapak Sekda Kabupaten Tuban. Insya Allah, kedatangan peserta diklatpim ini bisa bermanfaat selain untuk proses kegiatan diklatpim, namun juga menjadi semangat perubahan dengan melakukan inovasi untuk pelayanan publik di Kalimantan Selatan,” ungkap Heldy.

 CINDERAMATA - Sekda Tuban menyerahkan cindermata kepada pimpinan rombongan Diklatpim Tk. IV, H. Heldy, S.Sos, MH. 

Tujuan benchmarking peserta Diklatpim Tk. IV Angkatan XXXIV di Kabupaten Tuban dengan mengali inovasi ke Dinas Kesehatan dan Kecamatan Semanding.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tuban melalui Sekretaris Hj. Endah Nurul K, ST, M. Kes menyampaikan berbagai program inovasi unggulan yang telah dilakukan. Diantaranya, KOTAK PEDES (Kotak Peduli Desa Sehat) yakni inovasi pengaduan dan alat aspirasi puskesmas  yang telah dilaksanakan sejak tahun 2016. Lalu, BATIK TUBAN (Bebas Jentik Wilayah Puskesmas Tuban) yakni sebuah inovasi penanggulangan demam berdarah di Puskesmas Tuban mulai 2016. Kemudian, EMPATI DAN SAYANG LANSIA (EYANG LIA) sebuah inovasi penanganan lansia di Puskesmas Kebosari, PERMATA (Persalinan Aman dan Tertata) yakni, inovasi dengan tujuan meningkatkan status kesehatan ibu dan bayi melalui proses persalinan yang aman dan tertata serta terpantau perkembangannya sampai akhir masa balita dimulai 2017.

“Kami juga ada Paguyuban Stroke “Obah Sithik Joss” inovasi dengan tujuan membentuk perkumpulan yang mewadai pasien stroke dan keluarganya untuk mempercepat penyembuhannya dan meningkatkan harga diri pasien, dimulai 2016. Termasuk juga Gelas Patas yakni sebuah inovasi yang merupakan gerakan pelepasan pasung secara tuntas dengan upaya untuk melepaskan pasung pada pasien ODGJ di Kabupaten Tuban , inovasi ini dilaksanakan mulai 2017,” ungkap Hj. Endah.

Sedangkan untuk Kecamatan Semanding sebagaimana yang disampaikan Camat Drs Danarji, MM ada beberapa inovasi yang cukup menarik di wilayahnya.  Diantaranya GENCAR (Gerakan Cepat Renovasi Rumah); menggali dana CSR, swadaya, masyarakat, kerja sama dengan Baznas dan jimpitan warga. Sejak tahun 2017.

Lalu ada program SI PECAT (Si Pelayanan Cepat). Yakni, masyarakat cukup menyampaikan melalui WA untuk mengirimkan berbagai persyaratan perizinan . Pihak kecamatan setiap kali ada WA akan segera memproses perizinan yang berlaku sejak tahun 2018. (mul)

Berikut foto-foto kegiatan Benchmarking peserta Diklatpim Tk. IV Angkatatan XXXIV lainnya : 

 

 

 


Kembali Ke Halaman Sebelumnya