BPSDMD Kalsel Buka PKP Angkatan I dan Pelatihan Arsip Elektronik Tahun 2026

Banjarbaru – Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Kalimantan Selatan secara resmi membuka Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) Angkatan I Lingkup Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Kalimantan Selatan Tahun 2026, sekaligus Pelatihan Pengelolaan Arsip Elektronik bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), Senin (20/04/2026). Kegiatan ini berlangsung di Aula Kampus I BPSDMD Provinsi Kalimantan Selatan.

Kegiatan dibuka langsung oleh Kepala BPSDMD Provinsi Kalimantan Selatan, H. Faried Fakhmansyah. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa peningkatan kompetensi ASN menjadi fokus utama dalam mendukung kinerja pemerintahan yang optimal.

“Pada dasarnya kita sedang memperbaiki kompetensi ASN. Tugas BPSDMD adalah memperbaiki kinerja ASN untuk mencapai tujuan pembangunan, pemerintahan, dan pelayanan publik. Semua itu membutuhkan kinerja yang baik,” ujarnya.

Beliau juga berharap para peserta dapat mengikuti seluruh rangkaian pelatihan dengan sungguh-sungguh agar mampu meningkatkan kapasitas dan kualitas diri dibandingkan sebelumnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi Manajerial dan Fungsional, Mahdiansyah, dalam laporannya menyampaikan bahwa PKP Angkatan I Tahun 2026 diikuti oleh 40 peserta dari Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota di Kalimantan Selatan.

Pelaksanaan PKP ini berlangsung mulai 26 Februari hingga 10 Juli 2026, dengan metode pembelajaran yang dilaksanakan di tempat kerja masing-masing peserta serta di Kampus I BPSDMD Provinsi Kalimantan Selatan.

Selain itu, Pelatihan Pengelolaan Arsip Elektronik bagi ASN lingkup Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan diikuti oleh 30 orang pejabat fungsional. Pelatihan ini dilaksanakan pada tanggal 20 hingga 27 April 2026, bertempat di Kampus I BPSDMD Provinsi Kalimantan Selatan.

Melalui kedua kegiatan ini, diharapkan ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi maupun Kabupaten/Kota se-Kalimantan Selatan dapat semakin profesional, kompeten, dan adaptif dalam menghadapi tuntutan kerja, khususnya dalam aspek kepemimpinan dan pengelolaan arsip berbasis digital guna mendukung tata kelola pemerintahan yang efektif dan efisien.

kembali